href="" target="_blank">My Instagram Jelajah Bantul: October 2015

Saturday, October 3, 2015

JELAJAH GOA JATISARI

Hallo rekan jelajah, yuk kita blusukan menjelajah di Kab. Bantul Yogyakarta. Setelah putar-putar akhirnya sampai juga di kawasan Dlingo, Bantul, Yogyakarta, dan ternyata disana ada tempat wisata yang bisa dibilang cukup seru, salah satunya adalah Goa Jatisari.


Goa Jatisari ini berlokasi di Dusun Seropan 3, Muntuk, Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Daya tarik goa ini selain stalaglit dan stalalgmitnya yaitu hamparan sawah luas serta Sungai Oya. Dan juga Goa Jatisari masih asri, untuk akses ke lokasi sangat mudah karena jalan menuju Goa Jatisari sudah dicor.


Goa ini merupakan salah satu goa yang memiliki aliran sungai didalamnya. Dimusim kemarau, aliran sungai itu tidak terlalu deras sehingga pengunjung dapat masuk hingga ujung mulut goa. Saat masuk ke dalam goa ini, pengunjung akan disuguhi indahnya stalakmit dan stalaktit yang masih aktif. Panjang goa ini sendiri sekitar 1 km dengan keindahan bebatuan menarik didalamnya.


Saat ini, pengunjung belum dikenakan biaya retribusi untuk memasuki kawasan ini. Apabila pengunjung membutuhkan pemandu untuk memasuki goa Jatisari, pengunjung dapat meminta salah satu warga setempat dengan tarif seikhlasnya.


Jika kita terus menelusiri Goa Jatisari ini, maka kita akan sampai pada pintu keluar dari goa tersebut


Inilah tim expedesi Jelajah Bantul ke Goa Jatisari


Air Terjun RANDUSARI, Dlingo, Bantul

Halo rekan Jelajah, pada MINGGON BLUSUKAN #4 kali ini kita berkunjung ke AIR TERJUN RANDUSARI yang berlokasi di jatimulyo, Dlingo, Bantul. Lihatnya rekan-rekan Jelajah yang sangat antusias mengikutinya. Yuk kita parkir kerndaraan dulu karena menuju ke air terjun hanya bisa diakses berjalan kaki.




Setelah memarkirkan kendaraan kita akan jalan kaki, dijalur awal masuk sudah ada penduduk setempat yang menawarkan penyewaan ban untuk mandi.




Kita akan melewati jalan turunan yang sudah dicor. Ini adalah jalur pertama.




Berikutnya kita akan memasuki jalur kedua, yaitu melewati tanggul sungai.




Setelah kita sudah melewati jalan turunan tadi, sekarang kita melewati jalan dari tanggul sungai yang dimana sungai tersebut untuk keperluan irigasi warga setempat. Sepanjang jalur ini kita disuguhi sawah nan hijau.




Selanjutnya kita temui papan penujuk lokasi air terjun. Yang berarti kita akan melewati jalur ketiga.




Jalur ketiga ini cenderung jalan turunan.Dan kita harus menerabas tepian ladang penduduk setempat.




Sekarang kita sudah sampai dilokasi air terjun yang dimana sebagai destinasi MINGGON BLUSUKAN #4




Inilah Air Terjun RANDUSARI, anak kecil sangat menikmati bermandi dihilir air terjun. Sopo sing rung aduh hayo? ndang nyemplung.




Debit air terjun ini sangat melimpah dan jernih. Tur ojo diombe soale banyu mentah.




Ketinggian air terjun ini berkisaran 10 meter dan aliran airnya termasuk deras, untuk kedalaman ada yang samapi 2 meter. Sing ora iso renang mending nyewo ban ae lur.




Tanggul yang dibuat disekeliling air terjun masih menggunakan batu alam yang ditata. batu tersebut diambil dari sekitar lokasi air terjun.




Yuk kita keatas air terjun, ada apa saja sih dihulu ait terjun RANDUSARI?.



Inilah pemandangan air terjun RANDUSARI dari atas.




Dengan ketinggian 10 meteran maka bikin kita "singunnen"




Kedung ini bisa kita temui jika menyusur kehulu air terjun RANDUSARI. Kedalamnya sekitar 2-3 meter dan airnya jernih. Masih mau menolak untuk mandi?




Ada dua air terjun kecil berdampingan kalau kita terus menyusur kehulu air terjun RANDUSARI.




Air terjun ini tingginya sekitaran 2 meter dan kedalamannya 1-2 meter.




Semakin kita menyusur kehulu maka kita menemui DAM.




DAM ini merupakan ujung hulu dari air terjun RANDUSARI.




Tempatnya cukup menarik karena ada pohon besar disebelah DAM.




Dan inilah penampakan keseluruhan DAM




Debit air di DAM tersebut tidaklah banyak apalagi deras.




Selain menikmati air terjun kita juga bisa menikmati pemandangan hamparan sawah yang luas dan juga orang-orang sawah, sing boso londone "Scared Crow"




Pas kok jebul yo ndilalah, saat free trip MINGGON BLUSUKAN #4 bersamaan dengan warga yang sedang memanen padi.




Setelah puas bermain di air terjun maka kita bisa kulineran kecil-kecilan yaitu warung salah satu warga setempat. Menunya mie instan, minuman panas/dingin, snack dan harganayapun sangat terjangkau.




Bersantai dan menikmati semangkuk mie instan setelah menikmati jenih dan segarnya air terjun RANDUSARI. Oya rekan Jelajah setelah dari Air Terjun RANDUSARI kita estafet ke Air Terjun KALI BULAN, penasaranka? tunggu saja review-nya.